Filsafat peripatetik merupakan salah satu aliran dalam filsafat Islam yang memiliki ciri khas dari berbagai sudut pandang diantaranya dari sudut pandang metodologi dan epistimologinya,[2] filsafat peripatetik bersifat diskursif, menggunakan kemampuan akal dalam proses penalarannya. Bersifat tak langsung, dalam menangkap objeknya para mereka tak langsung menggunakan penalaran akalnya tetapi menggunakan simbol, baik berupa kata-kata ataupun tanda-tanda yang lainnya. Penekanan yang sangat kuat dari rasio-rasio sehingga kurang mengutamakan peran intuitif, dari sudut pandang ontologisnya filsafat peripatetik mengatakan bahwa ada dua unsur di dunia ini, materi dan bentuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar