UPDATE TERBARU!! : "Jaringan Nirkabel" (Lihat di Menu "Jaringan Komputer")

15 Juni 2016

PENGUMPULAN DATA

Pengumpulan Data adalah prosedur yang sistematik dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan.

Metode Pengumpulan data :

1. Pengamatan langsung (Observasi)

2. Wawancara

3. Menggunakan daftar pertanyaan

4. Study kepustakaan


Pengamatan langsung (OBSERVASI)

Merupakan salah satu teknik pengumpulan fakta/data (fact finding technique) yang cukup efektif untuk pengumpulan data atau mempelajari suatu sistem 

Observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan. Pada waktu melakukan observasi, peneliti dapat ikut berpartisipasi atau hanya mengamati saja orang-orang yang sedang melakukan suatu kegiatan tertentu yang diobservasi.

Pengamatan langsung terhadap kegiatan yang diteliti. Pengamatan yang termasuk ke dalam teknik pengumpulan data :

1. Pengamatan digunakan untuk penelitian dan telah direncanakan secara sistematik.

2. Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah direncanakan.

3. Pengamatan dicatat secara sistematik dan dihubungankan proposisi umum.

4. Pengamatan dapat diperiksa atas validitas dan reliabilitas.


Wawancara

Proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab dan bertatap muka antara si pewawancara dengan si penjawab / responden, dengan menggunakan alat yg disebut Interview guide (panduan wawancara )

Perbedaan Wawancara Dengan percakapan Sehari-hari

1. Pewancara dan responden biasanya belum saling kenal sebelumnya.

2. Responden selalu menjawab pertanyaan.

3. Pewancara selalu bertanya.

4. Pewancara tidak menjuruskan pertanyaan kepada suatu jawaban, tetapi harus harus bersifat netral.

5. Pertanyaan yg ditanyakan mengikuti panduan pertanyaan (interview guide).

Syarat Kelancaran Komunikasi dalam Wawancara

1. Suatu hubungan dimana pewawancara mencatat jawaban dari responden

2. Kemampuan pewawancara mencatat jawaban sejelas-jelasnya & teliti

3. Penyampaian pertanyaan dengan jelas & sederhana.

4. Agar responden memberikan penjelasan tambahan terhadap jawabannya

5. Pewancara harus bersifat netral terhadap semua jawaban


Menggunakan Daftar Pertanyaan

Daftar Pertanyaan

1. Kuesioner : daftar pertanyaan yang ditujukan kepada responden dan diisi sendiri oleh responden.

2. Schedule : daftar pertanyaan yang ditujukan kepada responden dan diisi oleh si pewawancara atau si peneliti sendiri.

Tipe Pertanyaan :

Dilihat dari leluasa tidaknya responden untuk memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan, pertanyaan terbagi menjadi:

1. Pertanyaan berstruktur (Pertanyaan tertutup)

2. Pertanyaan tidak berstruktur (Pertanyaan terbuka)

3. Kombinasi pertanyaan tertutup dan terbuka

Isi pertanyaan :

1. Pertanyaan tentang fakta

2. Pertanyaan tentang pendapat dan sikap

3. Pertanyaan tentang informasi

4. Pertanyaan tentang persepsi diri


Studi Kepustakaan

Tujuan

1. Mencari literatur yang berisi teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas, atau

2. Sebagai sumber data sekunder (secondary data), termasuk data publik dan data yang berasal dari internet/web site, Dokumen Pemerintah, jurnal, dsb.

Sistem Pelayanan di perpustakaan

Sistem Pelayanan perpustakaan secara umum dapat dibagi atas dua jenis, yaitu :

1. Sistem Tertutup : Pembaca tidak dapat langsung ke rak buku untuk memilih buku atau bacaan lainnya. Pembaca hanya dapat mengetahui koleksi yang ada di perpustakaan tersebut melalui katalog

2. Sistem Terbuka : Pembaca dapat langsung ke rak buku . Biasanya susunan buku berdasarkan topik umum. Kelemahannya adalah tidak adanya jaminan bahwa buku atau bahan-bahan lain tidak akan hilang dan terbawa oleh si pembaca.

Sistem di Perpustakaan

Sistem klasifikasi pada perpustakaan :

• Sistem Library of Congress ( LC )

• Sistem Dewey Decimal ( DD )

Perpustakaan di Indonesia umumnya memakai klasifikasi Dewey Decimal

• Pada Sistem LC, cabang Ilmu pengetahuan dibagi atas 20 golongan besar yang simbolnya ditentukan dengan huruf.

• Pada Sistem DD, cabang Ilmu pengetahuan di bagi atas 9 jenis ditambah 1 jenis pengetahuan yang bersifat umum dalam kelas besar dinyatakan dengan 3 buah angka.

PENELITIAN TERAPAN

 Ada 3 (tiga) jenis penelitian terapan, yaitu :

  1. Penelitian evaluasi : penelitian yang diharapkan dapat memberikan masukan atau mendukung pengambilan keputusan tentang nilai relatif dari dua atau lebih alternatif tindakan. Penelitian jenis ini lebih menekankan pada “ APA KARYA TERBAIK “ dan bukannya “ MENGAPA HARUS BERKARYA “.
  2. Penelitian dan Pengembangan : penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan produk sehingga produk tersebut mempunyai kualitas yang lebih tinggi.
  3. Penelitian tindakan : penelitian yang dilakukan untuk segera dipergunakan sebagai dasar tindakan pemecahan masalah yang ada.

PENGERTIAN PENELITIAN

1. Menurut Webter Dictionary, 

Penelitian adalah investigasi atau eksperimen yang bertujuan untuk menemukan dan interpretasi atas fakta, revisi atas teori atau hukum karena terdapat fakta baru, atau aplikasi praktikal atas teori atau hukum yang telah direvisi

2. Menurut Donald & William (1997), 

penelitian ilmiah adalah penyelidikan yang sistematis, terkendali, empiris, dan kritis mengenai fenomena-fenomena alam yang dibimbing oleh teori dan hipotesishipotesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga antara fenomena-fenomena tersebut.

Ciri Hipotesis Yang Baik

1. Dinyatakan dalam kalimat yang tegas

    – Upah memiliki pengaruh yang berarti terhadap produktifitas karyawan (jelas)

    – Upah memiliki pengaruh yang kurang berarti terhadap produktifitas karyawan (tidak jelas)

2. Dapat diuji secara alamiah

    – Upah memiliki pengaruh yang berarti terhadap produktifitas karyawan (dapat diuji)

    – Batu yang belum pernah terlihat oleh mata manusia dapat berkembang biak (Pada hipotesis ini tidak           dapat dibuktikan karena kita tidak dapat mengumpulkan data tentang batu yang belum terlihat                   manusia)

3. Dasar dalam merumuskan hipotesis kuat

    – Harga barang berpengaruh negatif terhadap permintaan (memiliki dasar kuat yaitu teori permintaan              dan penawaran)

    – Uang saku memiliki pengaruh yang signifikant terhadap jam belajar mahasiswa (tidak memiliki dasar         kuat)

Pengertian Hipotesis

Hipotesis berasal dari dua kata Hypo(belum tentu benar) dan tesis (kesimpulan)

Menurut sekaran (2005) dalam Juliansyah (2011) mendefinisikan hipotesis sebagai hubungan yang diperkirakan secara logis diantara dua atau lebih variable yang diungkap dalam bentuk pernyataan yang dapat diuji.  Hipotesis merupakan jawaban sementara atas pertanyaan penelitian Dengan demikian ada keterkaitan antara perumusan masalah dengan hipotesis, karena perumusan masalah merupakan pertanyaan penelitian