UPDATE TERBARU!! : "Jaringan Nirkabel" (Lihat di Menu "Jaringan Komputer")

14 April 2021

5 Penyebab RAM Tidak Terdeteksi Oleh Komputer


Ada beberapa hal yang selalu menjadi kendala dalam merakit sebuah komputer, terutama bagi teknisi pemula. Salah satunya adalah dalam pemasangan RAM (Memory). Proses pemasangan RAM sebenarnya sangatlah mudah. Tetapi bagi teknisi pemula mungkin saja ada masalah yang muncul. Dan hal ini terkadang menimbulkan rasa stress. 

Berikut ini, saya akan menjelaskan tentang 5 Penyebab RAM tidak terdeteksi oleh Komputer.


1. Pemasangan RAM Pada Slot Tidak Sempurna

Kesalahan Pemasangan RAM pada slotnya selalu sering terjadi. Mungkin karena kurang kuatnya kita menekan kepingan memori pada slotnya. Buka dan lepas keping RAM, lalu pasangkan kembali dengan benar pada slotnya. Pada Desktop komputer, pemasangan RAM dilakukan dengan cara menekan memory module dari atas kebawah dengan tegas sampai pengunci RAM yang terdapat dikedua sisi slot mengunci dengan sendirinya atau terdengar suara klik. Dan pastikan kembali bahwa pengunci RAM tersebut benar-benar sudah ketat. Sedangkan pada Laptop, memory dipasang dari sudut 450 dan ditekan kebawah sampai pengunci RAM benar-benar mengunci kepingan RAM tersebut.


2. RAM Rusak

Jika masih mengalami kendala, mungkin sebaiknya cek RAM anda dengan menggunakan software. Pada Windows sebenarnya terdapat aplikasi yang digunakan untuk menguji kondisi dari RAM anda dengan nama Windows Memory Diagnostic. Jika sistem operasi yang anda gunakan tidak bisa jalan dikarenakan RAM nya rusak, anda bisa menggunakan aplikasi yang populer, yaitu MemTest86 atau MemTest86+. Setelah mengujinya, anda akan dapat menyimpulkan bagaimana kondisi RAM yang anda gunakan sekarang. Jika rusak silahkan diganti dengan RAM yang baru, jika masih ada garansi ya di klaim aja garansinya ke toko.


3. RAM Harus Kompatible Dengan Motherboard

Motherboard didesain dengan aturan masing-masing. Setiap motherboard memiliki slot RAM yang sudah diatur oleh produsennya. Ketika sebuah Mobo memiliki slot RAM DDR3, tentu saja tipe RAM yang bukan DDR3 tidak akan dapat dipasangkan pada Mobo ini. Selain itu, kapasitas maksimal RAM yang mampu dibaca oleh Mobo tersebut juga ada batasnya. Jika sebuah Mobo memiliki Maksimal RAM 16 Gb, maka RAM yang akan dapat dibaca oleh Mobo tersebut hanya sebesar 16 GB, walaupun module yang dipasangkan melebihi kapasitas tersebut. Jadi sebaiknya baca Manual Book untuk setiap motherboard yang anda gunakan.


4. RAM Kotor

Penyebab lain yang dapat menyebabkan RAM tidak terdeteksi oleh komputer adalah karena banyaknya debu atau kotoran yang menutupi jalur-jalur sirkuit pada RAM. Debu-debu ini tidak bisa dihindari selain melakukan pembersihan secara rutin komputer kita. Bersihkan jalur-jalur sirkuitnya dengan menggunakan isopropyl alcohol 91%. Dan jangan bersihkan menggunakan cairan pembersih biasa yang dapat menyebabkan korosi atau karatan. Atau bila tidak ada bahan-bahan yang disebutkan diatas, bisa dibersihkan dengan karet penghapus pensil dengan cara menggosok-gosokan penghapus ke tembaga yang ada pada RAM.


5. RAM Yang Rusak, Atau Slotnya?

Jika semua langkah diatas masih tidak bisa juga, mungkin langkah inilah yang terakhir dapat dilakukan. Coba uji RAM komputer anda dengan komputer lain yang kompatible dengan yang anda gunakan sekarang. Dan coba juga RAM komputer lain tersebut pada komputer anda. Hasilnya akan terlihat. Jika RAM anda menyala dikomputer lain, artinya RAM komputer anda tidak rusak. Jika RAM pada Komputer lain dicoba pada komputer anda tidak menyala, berarti permasalahannya bukan terletak pada RAM, tetapi perangkat yang lainnya, bisa jadi slot RAM-nya atau yang lebih serius lagi.


Nah, itulah 5 penyebab RAM tidak terdeteksi oleh komputer. Sebagai pemilik komputer, tentu kita harus menjaga kebersihan komputer itu sendiri. Agar tidak terjadi masalah-masalah yang timbul pada hardware komputer. 

Sampai jumpa pada tutorial berikutnya ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar