1. Sejarah WAP
Awal kemunculan WAP dimulai oleh riset yang dilakukan Ericson pada tahun 1995 dengan mengembangkan protokol umum yang disebut Intelligent Terminal Transfer Protocol (ITTP) yang memungkinkan adanya nilai tambah pada handphone. Selama tahun 1996 dan 1997, Motorola, Nokia, dan Planet Unwired (sekarang Phone.Com) meluncurkan konsep serupa. Planet Unwired memperkenalkan Device Markup Language (HDML) dan Handheld Device Transport Protocol (HDTP) sama halnya dengan HTML yang digunakan pada www. HDML digunakan untuk memperlihatkan isi website atau sebagai user interface dan sangat sesuai digunakan untuk aplikasi wireless internet access dengan limit transfer data yang sangat kecil. Bulan Maret tahun 1997 Nokia memperkenalkan Konsep Smart Messaging yang khusus dirancang untuk GSM. Dimana komunikasi antara handphone dengan internet dilakukan melalui SMS dan pemrograman bahasa yang disebut Tagged Text Markup Language (TTML) sama dengan HDML.Untuk membuat protokol yang sama, maka pada keempat perusahan tersebut sepakat membetuk forum WAP yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 1997, dimana tanggal tersebut dianggap sebagai awal kelahiran dari Protokol Wireless Aplication Protocol (WAP).
2. Keuntungan WAP
Keuntungan Bagi Konsumen
Kunci-kunci keunggulan dari WAP dari sudut pandang konsumen dapat dirangkum sebagai berikut:
- Portabel
- Mudah dalam penggunaannya
- Akses ke pelayanan yang luas
- Pelayanan dapat berifat personal
- Akses pelayanan cepat, efisien dan nyaman
- Piranti WAP memiliki bentuk bervariasi (pager, telepon, PDA)
Adapun Kelebihan dari WAP adalah :
Teknologi Wireless Application Protocol biasa mengakses lewat internet. Protokol WAP ini dapat dikombinasikan dengan protokol HTTP yang fungsinya untuk mengakses informasi dari Internet dan untuk mengirim email. Protokol-protokol diciptakan oleh vendor untuk menuju konvergensi teknologi Internet dan teknologi komunikasi nirkabel. Setelah mengembangkan protokolnya sendiri-sendiri tetapi aplikasi nirkabel tidak lagi dapat berkembang dan digunakan secara luas jika tidak dibuat sebuah protokol bersama. membentuk organisasi bernama WAP (Wireless Application Protocol) Forum. Organisasi non profit yang bertujuan membuat protokol standar untuk memberikan akses ke Internet lewat peralatan nirkabel terutama ponsel. Teknik-teknik serta lingkungan yang biasa digunakan dalam pembangunan aplikasi berbasis WAP tidak jauh berbeda dengan yang digunakan dalam aplikasi berbasis web.
3. Spesifikasi WAP
Dalam membangun aplikasi pada perangkat mobile telah diurakaian pada bab sebelumnya, untuk itu diperlukan disain layer dalam WAP harus memiliki beberapa criteria, yaitu:
a. Layer aplikasi (wireless application environment/WAE)
Wireless Application Protocol (WAE) digunakan untuk interaksi aplikasi WAP/Web dan peralatan wireless yang berisikan mikrobrowser WAP.
b. Layer session (wireless session protocol/WSP)
Wireless Session Protocol (WSP) memberikan aplikasi layer tingkat atas dari WAP dengan terdapat interface yang konsisten diantara dua sesi layanan, yang pertama adalah layanan mode-koneksi yang beroperasi diatas layer transaksi dan yang kedua adalah layanan tanpa koneksi yang beroperasi pada layanan transport.
c. Layer transaksi (wireless transaction protocol/WTP)
Wireless transaction protocol didefinisikan sebagai protokol yang berorientasi pada transaksi yang ringan oleh karena itu sangat cocok sekali untuk diimplemantasikan dalam perangkat mobile dan beroperasi efisien pada jaringan wireless.
d. Layer security (wireless transport layer security /WTLS)
Wireless transport layer security di desain untuk kita dapatkan privasi, integrasi data dan otentikasi diantara dua aplikasi yang saling berkomunikasi.
e. Layer transport (wireless datagram protocol/WDP)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar